Pengaruh Komunikasi Persuasif Influencer terhadap Perilaku Belanja Impulsif di Media Sosial : Analisis Literatur
DOI:
https://doi.org/10.51590/bashirah.v7i1.1337Kata Kunci:
komunikasi persuasif, sosial media, perilaku belanja, marketing influencerAbstrak
Pertumbuhan media sosial mengubah cara konsumen menerima pesan persuasif dan membuat keputusan belanja. Analisis literatur ini menyintesis berbagai temuan penelitian untuk memberi Kamu pemahaman menyeluruh tentang peran komunikasi persuasif di media sosial dalam memengaruhi perilaku belanja. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur sistematis dengan mengikuti pedoman PRISMA. Peneliti menyaring 7.532 dokumen dan memilih 22 makalah paling relevan yang terbit antara tahun 2014 hingga 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kredibilitas komunikator meningkatkan niat pembelian secara konsisten. Kamu perlu memahami bahwa hubungan parasosial memediasi interaksi antara atribut influencer dan keputusan konsumen. Pemasaran dari mulut ke mulut elektronik antar sesama pengguna mendorong tingkat kepercayaan yang lebih besar daripada konten yang dihasilkan merek. Peneliti menemukan bahwa pesan emosional mendorong pembelian impulsif melalui motivasi hedonis. Pesan rasional terbukti efektif untuk menurunkan persepsi risiko konsumen. Tingkat kesadaran konsumen terhadap taktik persuasi dapat memoderasi kerentanan mereka terhadap pesan influencer. Kamu dapat menggabungkan strategi emosional dan rasional untuk menargetkan berbagai tahapan pengambilan keputusan konsumen. Tinjauan ini merekomendasikan peneliti selanjutnya untuk mengkaji dampak jangka panjang komunikasi persuasif terhadap loyalitas konsumen. Peneliti perlu merumuskan batasan etika pemasaran yang menargetkan kelompok rentan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fajar Ahmad Lazuardy

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

_.png)

