Peran Komunikasi Dakwah dalam Menangkal Radikalisme Beragama di Universitas Muhammadiyah Makassar
DOI:
https://doi.org/10.51590/bashirah.v7i1.1338Kata Kunci:
Komunikasi Dakwah, Radikalisme BeragamaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi dakwah dalam menangkal potensi radikalisme beragama di Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan dosen Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), pembina organisasi kemahasiswaan, aktivis dakwah kampus, dan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi radikalisme beragama di kalangan mahasiswa lebih banyak muncul melalui paparan narasi keagamaan yang eksklusif dan intoleran di media digital dibandingkan melalui aktivitas radikal yang terorganisir. Untuk mencegah hal tersebut, Universitas Muhammadiyah Makassar mengembangkan komunikasi dakwah melalui pembelajaran AIK, mentoring, organisasi kemahasiswaan, kajian keislaman, dan dakwah digital yang berorientasi pada penguatan moderasi beragama. Komunikasi dakwah terbukti berperan secara edukatif, preventif, persuasif, dan transformatif dalam membangun pemahaman Islam yang moderat, toleran, dan inklusif. Penelitian ini menemukan Model Komunikasi Dakwah Moderat Berbasis Islam Berkemajuan yang mengintegrasikan pendidikan AIK, pembinaan mahasiswa, dan literasi digital sebagai strategi preventif dalam menangkal radikalisme beragama di lingkungan perguruan tinggi.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muslahuddin As'ad, Muhammad Fauzi Anas, Fitra Mujetaba, Eka Putra

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

_.png)

