Konstruksi Retorika Islami dalam Pendidikan Agama Islam Terpadu: Kajian Konseptual Nilai-Nilai Komunikasi pada Al-Qur'an Hadis, SKI, Aqidah Akhlak, Fiqih, dan Kemuhammadiyahan
DOI:
https://doi.org/10.51590/bashirah.v7i1.1348Keywords:
Retorika Islami, Pendidikan Agama Islam Terpadu, Nilai Komunikasi, Etika Komunikasi IslamAbstract
Retorika Islami merupakan bagian penting dalam tradisi pendidikan Islam karena berfungsi sebagai sarana penyampaian nilai, pengetahuan, dan dakwah yang berlandaskan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah. Namun, kajian mengenai retorika Islami dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) masih cenderung parsial dan belum banyak mengkaji kontribusi masing-masing mata pelajaran PAI dalam membentuk nilai-nilai komunikasi Islami secara terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengonstruksi nilai-nilai retorika Islami yang terkandung dalam mata pelajaran Al-Qur'an Hadis, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Aqidah Akhlak, Fiqih, dan Kemuhammadiyahan sebagai fondasi komunikasi Islami yang utuh. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan (library research) dan analisis konseptual terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap mata pelajaran memiliki kontribusi yang berbeda dalam membangun konstruksi retorika Islami. Al-Qur'an Hadis memberikan landasan prinsip komunikasi berbasis ṣidq (kejujuran), qaulan sadīdan, dan qaulan balīghan; SKI menghadirkan keteladanan komunikasi melalui uswah para nabi, sahabat, dan tokoh peradaban Islam; Aqidah Akhlak menanamkan etika komunikasi yang berorientasi pada akhlāq al-karīmah; Fiqih memberikan pedoman normatif mengenai batasan dan tanggung jawab dalam berkomunikasi; sedangkan Kemuhammadiyahan memperkuat dimensi dakwah yang berkemajuan, mencerahkan, dan berorientasi pada kemaslahatan sosial. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa retorika Islami dalam PAI Terpadu tidak hanya dipahami sebagai keterampilan menyampaikan pesan, tetapi sebagai sistem nilai komunikasi yang mengintegrasikan aspek teologis, historis, etis, normatif, dan transformatif. Dengan demikian, PAI Terpadu memiliki peran strategis dalam membentuk paradigma komunikasi Islami yang holistik dan berkarakter.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nashrul Mu'minin, Rifatun Sofiah, Nuraini Rahmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

_.png)








