Tradisi Menulis Ulama Indonesia (abad 19-21)

Authors

  • Bahrul Ulum Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

DOI:

https://doi.org/10.51590/waraqat.v4i2.89

Keywords:

tradisi menulis, ulama Indonesia

Abstract

Tradisi menulis dikalangan para ulama dimasa silam sangat mengakar dengan berbagai disiplin ilmu dalam Islam, ribuan karya para ulama yang dihasilkan dari tradisi menulis memberikan dorongan yang besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, perhatian Islam itu sendiri sangat besar dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dengan memulai ayat pertama yang turun kepada nabi adalah perintah untuk membaca, dengan perintahan inilah melahirkan tradisi menulis, disamping terdapat pahala yang besar bagi mereka yang mewariskan ilmu pengetahuanya melalui karya tulis, karena dapat diwariskan kepada generasi berikutnya, tujuan pembahasan ini supaya menjadi spirit dalam melestarikan tradisi menulis dikalangan akademik terutama para guru dan dosen sehingga meningkatkan pembaangan intelektualnya, metode yang digunakan dalam pembahasan ini dengan menelaah beberapa literatur yang berkenaan dengan tradisi menulis para ulama mualai dari masa silam hingga sekarang, serta ditarik kesimpulannya dengan beberapa point pembahasannya, kesimpulannya bahwa Pertama, akar doktrin tradisi menulis ulama bersumber pada wahyu pertama yang diurunkan kepada nabi Muhammad-alaihissolatuwassalam- serta termotivasi dengan pahala akan terwarisinya ilmu dengan adanya tulisan, di Indonesia juga memiliki tradisi menulis yang dihasilkan oleh para ulama yang ada di Indonesia, hanya saja terjadi pasang surut dalam hal ini dikarenakan kondisi social politik pada masa penjajahan memberikan pengalihan konsentrasi untuk melalukan perjuangan melawan penjajahan sehingga para ulama sibuk dengan melakukan perjuangan melawan penjajah disamping terdapat factor pendukung seperti kebutuhan umat terhadap penjelasan-penjelasan para ulama melalui tulisannya. Diantara ulama Indonesia yang melakukan tradisi menulis di abad 19-20 diantaranya KH. Hasyim ‘Asyari dan Prof. Dr. H. Ramli Abdul Wahid, MA dengan melahirkan berbagai karya tulisnya.

References

Abuddin Nata, Sejarah Sosial Intelektual Islam Dan Institusi Pendidikannya. 2012. Jakarta: Rajawali Pers.
Al-Mubarakfuri, Shafiyurahman, Perjalan Agungrasul Yang Agung Muhammad SAW; Dari Kelahiran Hingga Detik-Detik Terakhir, Terj. Hanif Yahya. 2005. Jakarta: Darul Haq
Ash-Shalabi, Ali Muhammad, Biografi Abu Bakar Ash-Shiddiq, Terj: Masturi Ilham Dan Muhammad Aniq. 2013. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar
Ash-Shalabi, Ali Muhammad, Biografi Ustman Bin Affan, Terj: Masturi Ilham Dan Malik Supar,2013. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar
Badri Yatim, Sejarah Peradaban Islam. 2001. Jakartal Raja Grafindo Persada
Bukhari: 3760 Dan 3806
Haidar Putra Daulay, Sejarah Pertumbuhan Dan Pembaruan Pendidikan Islam Di Indonesia. 2001. Bandung: Citapustaka Media.
Hasan Asari, Menyingkap Zaman Keemasan Islam. 2007. Bandung: Cita Pustaka
Hasan Asari, Sejarah Pendidikan Islam; Membangun Relevansi Masa Lalu Dengan Masa Kini Dan Masa Depan. 2018. Medan: Perdana Publishing
https://id.wikipedia.org/wiki/Hasjim_Asy%27ari
Muslim : 7510, HR Abu Dawud: 3646 Dan 3649 Mutshalah Hadits syaikh Al-Utsaimin
Nor Hoda, Sejarah Sosial Intelektual Islam Di Indonesia. 2015. Jakarta: Rajawali Pers
Ramayulis Dan Samsul Nizar, Filsafat Pendidikan Islam; Tela’ah Sistem Pendidikan Dan Pemikiran Para Tokohnya. 2009. Yogyakarta: Kalam Mulia
Ramli Abdul Wahid, Anak Desa Tak Bertuan Jadi Professor; Kisah Nyata Kehiduppan 60 Tahun Prof. Dr. Drs. H, Ramli Abdul Wahid, Lc. Ma, Ed. Ja’far Dan Irwansyah. 2014. Medan: Cv Manhaji
Ramli Abdul Wahid, Fikih Ramdhan; Menyibak Problematika Fikih Ibadah Yang Terkait Dengan Bulan Mubarak. 2017. Medan:Perdana Publishing
Syamsul Kurniawan Dan Erwin Mahrus, Jejak Pemikiran Tokoh Pendidikan Islam. 2011. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Downloads

Published

2020-10-06

How to Cite

Tradisi Menulis Ulama Indonesia (abad 19-21). (2020). WARAQAT : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 4(2), 15. https://doi.org/10.51590/waraqat.v4i2.89