Sekularitas dan Spritualitas: Mencari Format Integrasi Ilmu Untuk Konstruksi Kurikulum Pendidikan Islam

Authors

  • Sopian Sinaga Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

DOI:

https://doi.org/10.51590/waraqat.v4i2.88

Keywords:

Sekularitas, spiritualitas, integrasi ilmu, kurikulum pendidikan Islam

Abstract

Pendidikan Islam merupakan bagian dari ajaran Islam yang menjadi satu-satunya agama yang dijamin oleh Allah eksistensinya sampai kiamat. Karena itu, maka pendidikan Islam akan senantiasa relevan untuk dipakai kapanpun dan dimanapun ia berada. Ajaran Islam cakupannya sangat luas, pembahasannya mencakup semua lini kehidupan di masyarakat, karena itu Islam tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Jika dalam masyarakat Barat adanya pemisahan agama dari kehidupan dunia, agama hanya ada di greja, maka hal itu tidak terjadi di umat Islam.
Ada aliran dan pemahaman sebagian manusia yang memisahkan antara agama dan kehidupan sosial di masyarakat yaitu ajaran sekuler sehingga muncul istilah sekularitas dan spritualitas. Orang-orang sekuler adalah orang yang meyakini keharusan adanya pemisahan antara urusan agama dan urusan keduniaan mencakup masalah politik, ekonomi, hukum, sosial-budaya serta ilmu pengetahuan dan teknologi. Sementara spritualitas adalah hal-hal yang berkaitan dengan kerohanian dan agama serta ketuhanan dan kehidupan akhirat. Adapun pandangan Islam terhadap sekularitas, maka dapat dikatakan bahwa ia bertentangan dengan ajaran Islam yang mengajarkan ilmu secara menyeluruh dan konprehensif. Sekularitas tidak sejalan dengan ajaran Islam bisa dilihat dari kenyataan, nash dan sejarah. Melihat kondisi umat Islam terutama di Indonesia pada khususnya, maka perlu kiranya dilakukan rekonstruksi kurikulum pendidikan Islam agar tujuan penciptaan manusia menjadi hamba Allah dengan misi menjadi khalifah di atas bumi bisa tercapai insya Allah.

References

Alquran al-Karim
Abdullah, Abdurrahman Saleh, Teori-Teori Pendidikan Berdasarkan Al-Qur’an, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2007.
al-Hazimy, Khalid bin Hasan, Ushul at-Tarbiyah al-Islamiyah, Medinah: Darul Alam al-Kutub, 1420 H.
al-Qardhawi, Yusuf, Pendidikan Islam dan Madrasah terjemahan Bustani A. Gani dan Zainal Ahmad, Jakarta: Bulan Bintang, 1980.
Al-Syibany, Omar Mohammad Al-Toumy, Falsafah Pendidikan Islam, terj. Hasan langgulung, Syah Alam: HIZBI, 1991.
Azra, Azyumardi,dkk, Integrasi Keilmuan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Menuju Universitas Riset, Jakarta : UIN Jakarta Press, 2006.
Hamid, Hamdani, Pengembangan Kurikulum Pendidikan, Bandung : Pustaka Setia, 2012.
Hawali, Safar, al-‘Ilmaniyah, Mekah: Daru Makkah, 1982.
Langgulung, Hasan, Beberapa Pemikiran tentang Pendidikan Islam, Bandung: al-Ma’arif, 1980.
Ma’arif, Syamsul, Revitalisasi Pendidikan Islam, Yogyakarta : Graha Ilmu, 2007.
Majid, Abdul dan Dian Andayani, Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi, Bandung: Remaja Rosda Karya, 2004.
Nata, Abudin, dkk. Integrasi Ilmu Agama dan Ilmu Umum, Ciputat: UIN Jakarta Press, 2003.
Nata, Abuddin, Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1997.
Nihaya, Filsafat Umum : dari Yunani sampai Modern, Makassar: Berkah Utami, 1999.
Praja, Juhaya S., Aliran-Aliran Filsafat dan Etika, Bogor : Kencana, 2003.
Pardoyo,.Sekularisasi Dalam Polemik, 1993.
Syukur, Amin, Sufi Healing, Terapi dengan Model Tasawuf, Jakarta : Erlangga, 2012.
Sabiq, Sayyid, Islamuna, Bairut: D?r al-Kutub al-‘Arabi, t.th.
Tahir, M., Negara Hukum Suatu Tentang Prinsip-prinsipnya Dilihat dari Segi Hukum Islam, Implementasinya pada Periode Negara Madinah dan Masa Kini , Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2007..
Tafsir, Ahmad, Filsafat Pendidikan Islami: Integrasi Jasmani, Rohani dan Kalbu Memanusiakan Manusia, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2006.
Tim Penyusun Kamus Pustaka Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2002.

Downloads

Published

2020-10-06

How to Cite

Sekularitas dan Spritualitas: Mencari Format Integrasi Ilmu Untuk Konstruksi Kurikulum Pendidikan Islam. (2020). WARAQAT : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 4(2), 20. https://doi.org/10.51590/waraqat.v4i2.88