Pengaruh Literasi Media Sosial dan Perbandingan Sosial ke Atas Terhadap Quarter Life Crisis Pada Generasi Z di Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.51590/bashirah.v7i1.1351Keywords:
Literasi Media Sosial, Perbandingan Sosial Ke Atas, Quarter Life Crisis , Generasi ZAbstract
Fenomena quarter life crisis pada Generasi Z semakin meningkat seiring tingginya penggunaan media sosial di era digital. Kondisi ini ditandai dengan munculnya kecemasan, kebingungan, dan ketidakpastian terhadap masa depan pada fase transisi menuju dewasa awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi media sosial dan perbandingan sosial ke atas terhadap quarter life crisis pada Generasi Z berusia 20-29 tahun di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel sebanyak 400 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi media sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap quarter life crisis (p = 0,030; β = -0,101), sedangkan upward social comparison berpengaruh positif dan signifikan terhadap quarter life crisis (p = 0,001; β = 0,391). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap quarter life crisis dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,151. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi media sosial dapat membantu menurunkan tingkat quarter life crisis, sementara kecenderungan melakukan perbandingan sosial ke atas dapat meningkatkan quarter life crisis pada Generasi Z.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Marsha Pohan, Nurbani Nurbani, Dewi Kurniawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

_.png)








