Legal Case Linking Divorce Proceedings to Development of Schizophrenia: Court's Ruling Number 675/Pd.G/2021.Pa.Pn

  • Abdul Hafizh Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Hertasmaldi Sekolah Tinggi Agama Islam Balaiselasa
  • Faisal Efendi Sekolah Tinggi Agama Islam Balaiselasa
Keywords: Divorce, judge's decision, Schizophrenia

Abstract

This article discusses a wife who filed a lawsuit with the Painan religious court. Even though in the Koran it has been explained that it is men who have the right to divorce, but because in this household there has been disharmony and violence because the husband has schizophrenia. The researcher used a liberar sech type of research (literature review). The research information that became primary data was the decisions of judges at the Painan Religious Court, while secondary data came from books, journals and references from laws. The guidelines for writing this research used the book Lukman Hakim, et al, guidelines for writing scientific papers at the Islamic College of Religion, 2017. The results of the study can be concluded that, the background of the wife who submitted a lawsuit to the Painan religious court was because her husband had committed violence and there had been quarrels that continously.

References

Agama, D. (n.d.). Departemen Agama RI. Undang-Undang RI No. 1 Tahun Tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. In (Bandung: Citra Umbara) (Issue semarang toha putra, p. 229).

Ali, A. (2015). Menguak Teori Hukum (legal teori) dan Teori Peradilan (Judicial Prudence). (Vol. 3, pp. 1–8).

Ali, Z. (2007). Zainuddin Ali. Hukum Perdata Islam Di Indonesia.

Amigar, A. (2011). Cerai Gugat Akibat Suami Terkena PHK (Analisis Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Perkara Nomor 770/Pdt.G/2010/PA JS). http://www.ainfo.inia.uy/digital/bitstream/item/7130/1/LUZARDO-BUIATRIA-2017.pdf

Ardiyansyah. (2022). Analisis Hukum Islam Terhadap Cerai Gugat Akibat Kekerasan Verbal Dalam Rumah Tangga (Studi Putusan Nomor 077/Pdt.G/2011/PA.Srl) (Vol. 33, Issue 1).

Bagir, M. (2005). Fiqh Praktis. (Bandung; Mizan).

Baidan, M. . Q. S. dalam N. (2001). Metode Penafsiran Al-Qur’an. (Jkakarta: Pustaka Pelajar), 1–30.

Dhafir Muhammad, Tri Lisiani Prihatinah, dan M. (2019). PURPOSE OF A CLAIM BECAUSE HUSBAND suffers (Juridical Review of the Decision of the Cimahi Religious Court Number 190 / Pdt.G / 2019 / PA.Cmi). S.L.R, 52(3), S2–S3.

Febrian, I. (n.d.). Gugat Cerai Istri Terhadap Suami Dengan Ganngguan Jiwa.

Ibnu Amin, D. (2022). Kekerasan Fisik dalam Rumah Tangga Perspektif Hukum Islam. Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum, 20(1).

Mestika Zed. (2011). Metode Kepenelitian Kepustakaan,. In (Jakarta : yayasan Obor Indonesia) (Vol. 05, Issue 01, pp. 36–39).

Muhammad Indra Munandar, A. H. (2021). Gugatan Cerai Istri terhadap Suami yang Mengidap Penyakit Berbahaya (Studi Analisis terhadap Putusan Pengadilan Agama Tulungagung No 2846/Pdt.G/2021/PA.TA). HAKAM, Jurnal Kajian Hukum Islam Dan Hukum Ekonomi Islam, 8(2), 1–7.

Nazr., M. (n.d.). Metode Penelitian.

Pasal 13 ayat 2 UU Nomor 8 Tahun 2019. (n.d.).

Putusan Hakim. (2009). 675/Pdt.G/2021/PA.Pn. In Universitas Indonesia Library (Issue 1, pp. 11–53). http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/122996-PK III 656.8264-Penerapan uitvoerbaar-Literatur.pdf

Rais, I. (2014). Tingginya Angka Cerai Gugat (Khulu’) di Indonesia: Analisis Kritis terhadap Penyebab dan Alternatif Solusi Mengatasinya. Al-’Adalah, 12(1), 191–204. https://doi.org/10.24042/adalah.v12i1.183

SA’DIAH, I. N. N. (2013). Implementasi Syarat Cacat Badan atau Penyakit Sebagai Dasar Perceraian di Pengadilan Agama Sidoarjo. Fakultas Hukum Universitas Narotama, 1, 1–24. http://karyailmiah.narotama.ac.id/files/IMPLENMENTASI SYARAT CACAT BADAN ATAU PENYAKIT SEBAGAI DASAR PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA SIDOARJA.pdf

Sholahuddin, A. K. (2021). Disparitas Putusan Tentang Perilaku Homoseksual Sebagai Alasan Cerai Gugat (Studi Putusan No. 1319/Pdt. G/2015/Pa. Js Dan No. 3868 …. In Repository.Uinjkt.Ac.Id (Issue 1319). https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/59061%0Ahttps://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/59061/1/ABIE KAUSAR SHOLAHUDDIN - FSH.pdf

Soedjono Dirdjosisworo. (2010). Pengantar Ilmu Hukum,. (Jakarta: RajawaliPers, 155., 57–59.

Zein., S. E. M. (2004). Problematika Hukum Keluarga Islam Kontemporer Analisis yurisprudensi dengan Pendekatan Ushuliyah. In Problematika Hukum Keluarga Islam Kontemporer (p. (Jakarta: kencana) h. 48).

Zuhdimuhdlor, A. (1995). Memahami Hukum Perkawinan. Bndung: Al-Bayan.

Published
2023-12-28